Bahaya IMUNISASI!

Imunisasi merupakan cara terbaik untuk melindungi anak dari berbagai macam penyakit. Anda mendengar hal ini dari dokter, media masa, brosur di klinik, atau teman-teman Anda. Tetapi, apakah Anda pernah berpikir ulang tentang tujuan imunisasi? Pernahkah anda meniliti lebih lanjut terhadap isu-isu dan cerita mengenai sisi lain imunisasi (yang tidak pernah diinformasikan oleh dokter)? Baiklah, mari kita ikuti lebih lanjut…


Serangkaian imunisasi yang terus digiatkan hingga saat ini oleh pihak-pihak terkait yang katanya demi menjaga kesehatan anak, patut dikritisi lagi baik dari segi kesehatan maupun syariat. Teori pemberian vaksin yang menyatakan bahwa “memasukkan bibit penyakit yang telah dilemahkan kepada manusia akan menghasilkan pelindung berupa anti bodi tertentu untuk menahan serangan penyakit yang lebih besar. Benarkah?
Tiga Mitos Menyesatkan

Vaksin begitu dipercaya sebagai pencegah penyakit. Hal ini tidak terlepas dari adanya 3 mitos yang sengaja disebarkan. Padahal, hal itu berlawanan dengan kenyataan.

effektif melindungi manusia dari penyakit.

Kenyataan: Banyak penelitian medis mencatat kegagalan vaksinasi. Campak, gabag, gondong, polio, terjadi juga di pemukiman penduduk yang telah diimunisasi. Sebagai contoh, pada tahun 1989, wabah campak terjadi di sekolah yang punya tingkat vaksinasi lebih besar dari 98%. WHO juga menemukan bahwa seseorang yang telah divaksin campak, punya kemungkinan 15 kali lebih besar untuk terserang penyakit tersebut daripada yang tidak divaksin.

Imunisasi merupakan sebab utama penurunan jumlah penyakit.
Kebanyakan penurunan penyakit terjadi sebelum dikenalkan imunisasi secara masal. Salah satu buktinya, penyakit-penyakit infeksi yang mematikan di AS dan Inggris mengalami penurunan rata-rata sebesar 80%, itu terjadi sebelum ada vaksinasi. The British Association for the Advancement of Science menemukan bahwa penyakit anak-anak mengalami penurunan sebesar 90% antara 1850 dan 1940, dan hal itu terjadi jauh sebelum program imunisasi diwajibkan.
imunisasi benar-benar aman bagi anak-anak
Yang benar, imunisasi lebih besar bahayanya. Salah satu buktinya, pada tahun 1986, kongres AS membentuk The National Childhood Vaccine Injury Act, yang mengakui kenyataan bahwa vaksin dapat menyebabkan luka dan kematian.
Racun dan Najis? Tak Masuk Akal
Apa saja racun yang terkandung dalam vaksin? Beberapa racun dan bahan berbahaya yang biasa digunakan seperti Merkuri, Formaldehid, Aluminium, Fosfat, Sodium, Neomioin, Fenol, Aseton, dan sebagainya. Sedangkan yang dari hewan biasanya darah kuda dan babi, nanah dari cacar sapi, jaringan otak kelinci, jaringan ginjal anjing, sel ginjal kera, embrio ayam, serum anak sapi, dan sebagainya. Sungguh, terdapat banyak persamaan antara praktik penyihir zaman dulu dengan pengobatan modern. Keduanya menggunakan organ tubuh manusia dan hewan, kotoran dan racun (informasi ini diambil dari British National Anti-Vaccination league)
Dr. William Hay menyatakan, “Tak masuk akal memikirkan bahwa Anda bisa menyuntikkan nanah ke dalam tubuh anak kecil dan dengan proses tertentu akan meningkatkan kesehatannya. Tubuh punya cara pertahanan tersendiri yang tergantung pada vitalitas saat itu. Jika dalam kondisi fit, tubuh akan mampu melawan semua infeksi, dan jika kondisinya sedang menurun, tidak akan mampu. Dan Anda tidak dapat mengubah kebugaran tubuh menjadi lebih baik dengan memasukkan racun apapun juga ke dalamnya.” ….. (Immunisation:The Reality behind the Myth)
Makhluk Mulia Vs Hewan
Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Manusia merupakan khalifah di bumi, sehingga merupakan ashraful makhluqaat (makhluk termulia). Mengingat keunggulan fisik, kecerdasan, dan jiwa secara hakiki, manusia mengungguli semua ciptaan Allah yang ada. Manusia merupakan makhluk unik yang dilengkapi sistem kekebalan alami yang berpotensi melawan semua mikroba, virus, serta bakteri asing dan berbahaya.
Jika manusia menjalani hidupnya sesuai petunjuk syariat yang berupa perintah dan larangan, kesehatannya akan tetap terjaga dari serangan virus, bakteri, dan kuman penyakit lainnya. Sedangkan orang-orang kafir, mengangap adanya kekurangan dalam diri manusia sebagai ciptaan Allah, sehingga berusaha sekuat tenaga memperkuat sistemn pertahanan tubuh melalui imunisasai yang tercampur najis dan penuh dengan bahaya.

Manusia merupakan makhluk yang punya banyak kelebihan. Terdapat perbedaan yang mencolok antara manusia dengan hewan tingkat rendah. Apa yang dapat diterapkan padanya tidak cocok bagi hewan, demikian juga sebaliknya. Namun, orang-orang atheis menyamakan hewan dengan manusia, sebab mereka menganut teori evolusi manusia melalui kera yang sangat “menggelikan”. Oleh karena itu, mereka percaya bahwa apa yang dimiliki hewan dapat secara aman dimasukkan ke dalam tubuh manusia. Jadi, sel-sel hewan, virus, bakteri, darah, dan nanah disuntikkan ke dalam tubuh manusia. Logika setan ini adalah menjijikkan menurut Islam.

Imunisasi digembar-gemborkan sebagai suatu bentuk keajaiban pencegahan penyakit, padahal faktanya cara itu tidak lebih hanya sebagai proyek penghasil uang para dokter dan perusahaan farmasi. Dalam kenyataannya, imunisasi lebih banyak menyebabkan bahaya daripada kesehatan. Bahkan, mengacaukan proses-proses alami yang ada dalam ciptaan-Nya. Nah, dengan paparan singkat ini, orang tua mana yang merasa tidak takut untuk memberikan imunisasi pada anaknya? (dsw)

www.missionislam.com/conissues

~ oleh Gugun di/pada Agustus 7, 2007.

50 Tanggapan to “Bahaya IMUNISASI!”

  1. Mas Gunawan, Terima kasih atas informasinya. Alangkah baiknya jika uraian di atas didukung dengan referensi yang kuat. Ini khan media internet (bukan media cetak), jadi cobalah untuk memberikan link-link yang mendukung referensi yang anda sebutkan.

    Jika anda hanya copy – paste dari situs atau sumber lain, maka hendaknya diteliti lebih lanjut terlebih dahulu. Saya berusaha mencari URL yang anda kasih (missionislam.com) tapi nggak ada yang dimaksud. saya googling dengan di situs tersebut juga tidak ada.

    Intinya, jika membicarakan tentang suatu masalah keduniaan yang terkait dengan agama, maka harus yang ahlinya (dokter, atau peneliti kesehatan) yang juga tsiqoh dalam agamanya. Jika membaca dan ingin menyebarkannya ke orang-orang kita harus ekstra hati-hati dan mencari dasar yang kuat dulu.

    Makasih, setidaknya kita lebih aware dan kritis dalam masalah ini. Namun jangan juga langsung diterima begitu saja.

    Makasih mas dida, afwan kmrn saya lupa ngasih sumbernya. Artikel tersebut saya ambil dari Majalah Nikah Volume 6 No.2 Mei 2007. Jazakallah khair atas advise-nya

  2. mas gugun ana tunggu info berikut tentang imunisasi…..

    Iya insyaAlloh, ato antum bisa juga langganan Majalah Nikah

  3. assalamualaikum….
    ayo ayo
    Mak Dul
    (Makan Dulu!)
    Abis itu baru Shol Dul
    (Sholat Dulu)
    Baru Chat Dul

    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. eeeee..pak adi, gimana kabarnya? Kok tiba2 disapear????
    Piye kang kabare? ojo2 uwis nikah maning?! hehe… ngapunten nembe mbales, kolowingi kulo nembe liburan bibar naek cetak, mekaten… menawi wangsul skh mbok yao mampir, lha kok malah kendel kemawon…waduh2 lha kok malah kromo inggil, :)
    Tune in terus ya kang di blog ane, saran, kritik, dan wesel siap ane terima, he3

  4. imunisai yes,
    vaksinasi no,
    ( lho apa bedanya imunisai dgn vaksinasi..oh jelas beda )
    thibbun nabawi harus..
    imunisasi halal itu yg bagaimana, pls see imunisasi-halal.blogspot.com

  5. [...] http://gugundesign.wordpress.com/2007/08/07/imunisasi-siapa-tidak-takut/ [...]

  6. assalamu’alaikum..
    salam kenal
    kalo bisa minta ref ttg komposisi dalam setiap Vaksin, spy tau di dalamnya terdapat sst yg haram atau tidak. jzklloh

  7. MAs, aku sangat perlu akan unformasi tentang imunisasi (dulu aku pernah baca di majalah nikah, tapi tak cari ndak ketemu-ketemu). Aku punya sekolah, kmaren didatengin ama petugas puskesmas dan diberi (diminta)untuk imunisasi. Aku tahu kalo imunisasi itu ndak bener, dari bikinnya sampai efek yang ditimbulkan.
    Tapi aku perlu data yang akurat untuk bisa meyakinkan orang tua santri, jadi ndak asal nolak saja. Sebagian besar orang tua santri belum pada faham tentang bahayanya imunisasi.
    FAham

  8. paparan mengenai bahaya imunisasi diatas membuat saya takut juga, karena anak-anak saya telah diimunisasi dengan lengkap. dan kalau memang itu sebuah fakta, mengapa tidak banyak orang yang tahu dan tidak banyak diangkat ke media massa. padahal ini merupakan bahaya besar, bagi para penerus bangsa dan pejuang agama kita.

  9. assalamu’alaikum…maaf saya jadi malah bingung kata fatwa MUI imunisasi adalah halal dan diperbolehkan tapi ada yang bilang dasar pembuat vaksin dari bahan yang haram…tolong saya atas dasar hukum isalam dan buku dan nama peneliti islam yang meneliti imunisasi

  10. kalau memang imunisasi/vaksinasi haram dan buatan setan, apa ada rujukannya di Al Quran? jika bahan dasar vaksin adalah barang haram, maka bahan apakah itu, mohon disebutkan dengan jelas.
    setahu saya sampai saat ini vaksinasi lebih banyak manfaat dari mudharatnya asal dilakukan dibawah bimbingan dokter terkait [dokter anak/internist].

  11. [...] dipaparkan. Membaca adanya pendapat bahwa positip diberikan imunisasi hanyakah sebuah mitos seperti disini. Membaca banyak yang membandingkan anak yang diberi imunisasi dengan yang tidak diberikan, tetapi [...]

  12. ala…kenapala nak fikir bahawa imunisasi itu TIDAK HALAL? padahal, benda itu pasti dan confirm akan di imunization kat badan kita…
    kalau dah pasti sangat benda itu tak halal atau haram, tak payah mbik…tak la binggung sangat kan….
    so, kalau apa-apa jadi kat badan atau kesihatan tanggung sendiri…jangan menyusahkan orang lain sudah!!!!!
    kITA sebagai malaysia patut bersyukur dapat imunisasi ni PERCUMA…tak da bayar2….
    kalau la kita di negara lain, Indonesia or India…macam mana???
    fikir-fikirkan……

  13. Ass..sory neh mo nimbrung.
    temen2 yg gabung d milis ini, dulu pernah di imunisasi g ???

  14. Alhamdulilah,aku nemukan artikel tentang imunisasi/vaksin.Pasalnya anakku tiap mau diimunisasi ,pasti 1 minggu sebelumnya sakit.mulai dr sakit panas atau mencret.Sampai sekarang anakku yg ke-2 berumur 10 bln hanya dpt DPT,Hepatitis 1,BCG.Bener loh anakku yang pertama udah dapat imunisasi lengkap,tp masih aja kena penyakit dabak.Terus ponakanku juga kena bronkitis.Paranya lg anak tetanggaku habis diimunisasi, gak berselang lama terjadi kejang2.Para kan………

  15. subhanallah.. insya allah anak kedua saya tidak akan pernah saya imunisasi… alfa (anak pertama saya) maafkan bapak telah mengimunisasi kamu,… ya Allah ampuni dosaku yaa Allah….

  16. Kl memang anda yakin dgn yg anda utarakan,knp tdk bicara dikhalayak luas.Buka forum dgn dokter anak dan para ahlinya,jgn seperti ini hanya berani bicara di belakang tanpa kejelasan.Lagipula bukankah dlm islam kita wajib memberitahukan berita dimana itu untk kebaikan2 umat.Jika seperti ini berarti anda tdk menjalankan islam sebagaimana mestinya doooong…atau ini hanya rekayasa menyesatkan???

  17. iya, kalau memang info ini benar, jangan2 takut2 untuk melakukan diskusi dengan dokter anak. Sekarang sudah era reformasi, jadi jgn takut mengemukakan pendapat. Tapi lain ceritanya kalau berita ini tidak ada dasarnya.

  18. Asallamualaikum…. Senang sekali membaca berita di sini, sudah banyak saudara-saudaraku yang menginfokan bahaya vaksinasi.. saya Hj.UMMU SALAMAH, SH, HAJJAM penulis buku IMUNISASI, DAMPAK , KONSPIRASI dan SOLUSI SEHAT ALA RASULULLAH SAW. (cetakan ke 3 BEST SELLER) dalam buku saya telah di ungkap BAHAYA IMUNISASI dari A sd Z, serta solusi nya, Imunisasi yang berbahaya bukan untuk Bayi saja, tetapi Imunisasi atau Vaksinasi Meningitis untuk naik haji pun sangat berbahaya dan bisa membunuh… Bila anda ingin memilikinya silahkan telepon ke 021-92678315/021 7412151

  19. Untuk saudara-saudara yang ingin lebih mengetahui tentang masalah Vaksinasi, ikutilah …SEMINAR KESEHATAN NASIONAL “VAKSINASI & PROBLEMATIKA DIBIDANG KESEHATAN”
    Pembicara: 1. Prof.Dr.dr. Siti Fadilah Supari, Sp,Jp(k)MENKES RI
    2.HJ. UMMU SALAMAH, SH, HAJJAM (Penulis Buku Imunisasi dampak konspirasi)3.dr.Muhammad Ali Toha Assegaf (Pengasuh rubrik sehat majalah Sabili) 4. dr.Muhammad Utsman, AFK (Dosen FK Univ. Airlangga) Tiket umum Rp 150.000,- sabtu, 14 Maret 2009 Pukul 07.30 sd 13.00 WIB. Auditorium Wisma Syahida UIN Syahid, Jakarta. Tlp 021-91214004 / 98022966 segera.. tempat terbatas

  20. asslm..maaf apa benar ya imunisasi itu banyak bahayanya??? Terus klo yg sudah terlanjur imunisasi bagaimana??? Anak saya 1 th, udah dapat imunisasi dasar lengkap. Saya jadi ingin tahu bahayanya apa setelah imunisasi. Klo ada artikel terkait mohon dikirimkan dong ke ucha_hs@yahoo.com. Trims sebelumnya ya…

  21. Wswrb. Kalau kita membeli mobil, pasti kita yakin kepada pembuatnya, tangki bensin harus di isi bensin, tempat oli harus di isi oli, perawatannya begini dan begitu.

    Walaupun pembeli mobil itu muslim ato non muslim, tetap aturannya sama. Misalkan ibu membuat aturan sendiri ah… bensin mahal, campur aja bensinnya dengan air teh….. pasti mobil itu rusak. karena si pembeli mobil membuat aturan sendiri yang bertentangan dengan aturan pencipta mobil .

    Demikian pula dengan manusia, siapa pencipta manusia ?
    ALLAH adakah aturannya supaya manusia sehat, ada.. di surat Al Baqarah ayat 168, Allah berfirman “Wahai … sluruh manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang ada di bumi…

    Halal artinya zatnya halal, bukan babi, darah, hewan potong yang di sembelih tanpa nama ALLAH, dll.Dan tata cara memperoleh hartanya pun halal, tidak jualan aurat, tidak korupsi, tidak merampok dll

    Toyiban artinya baik, baik menurut ALLAH adalah yang alami, bukan yang di beri pengawet, perasa, pewarna, ayam yang disuntiik hormon, obat obat kimia, ataupun vaksin.

    Rumus ini tetap berlaku sama kepada seluruh manusia, baik muslim atau non muslim.

    Devinisi vaksin adalah: suatu zat yang diyakini dapat mencegah seseorang dari penyakit tertentu, dengan memasukkan virus yang di lemahkan, merangsang tubuh untuk membentuk antibody sehingga terlindung dari penyakit.

    Masalahnya:
    1. benarkah Vaksin mampu melindungi dari penyakit?
    2. bagaimana tatacara pembuatannya?
    3. sesuaikah dengan rumus Pencipta Manusia yaitu halalan
    toyiban?

    Beginilah cara pembuatan vaksin : Mengambil darah orang yang sakit karena melakukan hal yang di larang ALLAH, makan yang haram, sex bebas, dll. lalu di ambil darahnya, di biak kan di media-media seperti, ginjal kera, ginjal anjing, lambung babi, otak kelinci, telur dll. lalu di masukan ke jaringan bayi aborsi, dan di tambah pengawetnya yaitu: Timerosal, Aluminium, Air raksa, Formalin dll.

    Bahan ini >< dengan aturan ALLAH, apakah kita yakin, bahan-bahan ini akan membuat kita sehat?

    Aturan siapa yang kita percaya? Aturan Pencipta manusia atau manusia lain?

    Hanya ada 2 hal ketika manusia di vaksinasi:
    1. kalau tidak kuat dia meninggal
    2. kalau dia kuat dia bisa cacat, bisa sakit-sakit atau tampak
    biasa saja, tetapi sesungguhnya bila dia tidak di vaksin akan
    lebih sehat dan cerdas dari sekarang.

    Kedua kondisi diatas bisa terjadi pada orang yang terkena vaksinasi, baik yang muslim atau non muslim.

    Bila sudah terkena vaksin, maka ibu harus super extra memilih makanan dan obat-obatan buat ibu dan anak ibu.

    Ibu harus upayakan ASI berkwalitas HALALAN TOYIBAN, makan tanpa vetsin, MSG, jauhi obat kimia, makan obat alami/herbal, madu, sari kurma, jus buah dan sayur, BACK TO NATURE agar DOKTER ALAMI DALAM TUBUH KITA, Tentara alami tubuh kita bangkit, dan mampu mematikan virus dalam tubuh yg masuk lewat vaksin, atau dari udara dll

    Untuk logam berat seperti merkuri, dll bisa di keluarkan dengan metode HIJAMAH/BEKAM… bila kurang jelas bisa hubungi saya di 021-92678315/ 021-7412151

  22. assalamu’alaikum wr. wb.
    kalau bisa koment saya ini disampaikan kepada ibu salamah atau yang bersangkutan…
    saya sangat tertarik dengan tulisan di atas. memang sudah saatnya kita meninggalkan amerika jika ingin negara ini benar-benar sehat jasmani, rohani, maupun ekonomi.
    saya harap jihad anda (ibu salamah, dkk.) tidak sampai di sini, cobalah adakan pelatihan gratis terutama di kota saya, kediri, terkait pengobatan ala rosul jika anda memang berharap dakwah ini sukses dan hanya mengharap ridho Allah aemata. karena selama ini yang saya tahu semua pelatihan yang pernah dilakukan selalu menghabiskan banyak uang. ketahuilah sangat banyak orang2 yang ingin berjihad bersama anda (ibu salamah, dkk.) tetapi tidak punya cukup uang untuk mendapatkan ilmu.

  23. Ws.Wr.Wb

    Subhanaullah… hamba Allah di Kediri, belum lama ini saya di undang berkunjung ke kediri, pada tanggal 8 Maret 2009. Dalam acara Bedah Buku.Imunisasi, dampak, Konspirasi dan solusi sehat ala Rasulullah SAW.

    Inilah masalah yang ada di negara kita ini, Banyak orang-orang kaya, yang memasukkan uangnya di deposito, bertransaksi RIBA, berjuta-juta, bermilyar-milyar… Ekonomi yang harusnya dapat menghidupi seluruh manusia menjadi STAK, TERTUTUP, BUNTU dari sirkulasi yang seharusnya.

    Mengakibatkan orang kaya + kaya, yang miskin + miskin, menghasilkan EKONOMI KANKER STADIUM 4, AKUT hingga mematikan manusia lain. PEREKONOMIAN adalah seperti peredaran darah jantung, yang memberikan suplai energi dan makanan ke seluruh tubuh manusia, ke otak, ke tangan , kaki , paru-paru dll. BILA DIMAMPATKAN/DISUMBAT dengan Sampah..sampah Vetsin, MSG, Formalin, Peptisida, Vaksin, maka berakibat tumbuh Kanker/ penyakit2 lain.

    Ibaratnya EKONOMI KAPITALIS BERBASIS RIBA, inilah biang kerok terjadinga masalah kemiskinan, saudara2ku baik muslim dan non muslim. KEKAYAAN DI MUKA BUMI INI tidak ada yang kurang, malah ALLAH SWT telah melimpahkan rezeki DI MUKA BUMI INI sepert TAMBANG, EMAS, BATU BARA, MINYAK BUMI, TUMBUH2AN, HEWAN kepada manusia, Untuk dapat di kelola manusia dengan SISTEM ALLAH agar seluruh manusia didunia sejahtera.Tetapi karena PENDISTRIBUSIAN KEKAYAAN tidak di kelola dengan EKONOMI yang diajarkan ALLAH, yaitu EKONOMI SYARIAH…yang BERBASIS SEKTOR RIEL, Maka timbul kekacawan di mana-mana

    Benar lah Sabda Rasulullah SAW :
    Ada 70 macam RIBA, seringan-ringannya dosa RIBA adalah seperti menZINAHI IBU KANDUNG sendiri (Al Hadits)

    Tadinya saya tidak paham, kenapa hadis ini menyatakan RIBA itu sangat besar dosanya.Tetapi setelah saya pahami, ternyata dengan RIBA maka harta kekayaan didunia tidak dapat terdistribusi dengan baik, lapangan pekerjaan sulit, sehingga Bapak-bapak, suami-suami, yang seharusnya mempunyai Lapangan pekerjaan yang Halal, Dapat menjaga kehormatan keluarganya, menafkahi Anak dan Istrinya tidak bekerja, menganggur, sehingga Bapak tega menjual anak perempuannya jadi PELACUR, Suami tega menjual istri jadi PELACUR, untuk dapat makan, dapat sekolah, dapat memenuhi kebutuhan hidup.

    Inilah jadinya ketika aturan ALLAH di tinggalkan, semua manusia jadi susah.

    Dalam Aturan ALLAH, PEMERINTAHAN ISLAM, Pejabat negara harus mengupayakan SANDANG, PANGAN, PAPAN, KESEHATAN GRATIS, PENDIDIKAN GRATIS, LAPANGAN PEKERJAAN YANG HALAL bagi seluruh rakyat, baik muslim dan non muslim. Tidak boleh ada satupun rakyat yang tidak bisa makan.

    Oleh karena itu saya menghimbau kepada PARA PEJABAT DI KEDIRI, segeralah memberikan dana SUBSIDI kepada hamba Allah yang berada di KEDIRI ini, (kalo perlu umumkan kepada yang berminat mengikuti pelatihan ATHIBUNABAWI/ KEDOKTERAN RASULULLAS SAW) agar menjadi peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan secara gratis, yang di bayarkan oleh pemerintah setempat kepada TEAM PENGAJAR ATHIBUNABAWY/KEDOKTERAN RASULULLAH SAW yang berada di Kediri. Hubungi KLINIK HERBAL DELIMA PERUM MOJOROTO INDAH AA-10 KEDIRI. TLP 0354 7086587

    BAGAIMANA BAPAK/ IBU PEMERINTAH DAERAH KEDIRI ? SIAPKAH MENGABDI KEPADA ALLAH ….?? INSYALLAH BAPAK DAN IBU AKAN MENDAPAT PAHALA YANG BESAR DI SISI ALLAH…..

  24. kenapa tidak dipublikasikan hal semacam ini, biar semua orang tahu…

    kalo bisa tulisannya agak dibesarkan,,,

    sulit bacanya

  25. Anak pertama saya diimunisasi dasar lengkap (s/d umur 9 buln, 2006) walopun dah tau info semacam ini, tapi masih ragu (temen saya dr belasan thn yg lalu tdk mengimunisasi anaknya).
    Setelah anak kedua lahir (2007) tidak saya berikan imunisasi sama sekali

  26. Bp. Yusuf coba perhatikan, dan bandingkan antara anak pertama yang di imunisasi dengan anak yang ke 2 yang tidak di imunisasi.

    Saya yakin akan sangat berbeda dari segi KECERDASANNYA dan kesehatannya.

    SAYA ANJURKAN BAPAK UNTUK ANAK PERTAMA YANG TERKENA VAKSINASI, SEGERA MELAKUKAN PEMBEKAMAN/HIJAMAH.. untuk mengeluarkan LOGAM BERAT yang ada dalam DARAH ANAK BAPAK. Untuk kesehatan keluarga segera BACK TO NATURE.

    Apakah dengan beberapa tulisan saya bapak masih meragukan BAHAYA IMUNISASI/VAKSINASI?

    Coba telusuri beberapa dialog dan juga tulisan saya . ketik HJ. UMMU SALAMAH, SH,HAJJAM. atau jalan jalan ke “mantanht” disana saya bicara banyak.

  27. terima kasih bwt mas gugun yg sudah mengawali tulisan tentang bahaya imunisasi dan buat ummu salamah, saya baru beli bukunya, terima kasih juga. semoga Allah membuka hati dan pikiran kita terhadap makar-makar musuh-Nya. Yakinlah bahwa Allah pasti memberikan kesembuhan melalui barang-barang yang halal, seperti yg baru saya temukan juga untuk pengganti imunisasi ini dengan produk alami yakni Propolis dari lebah.

  28. Hadirilah bedah buku Imunisasi, Dampak,konspirasi bersama Hj.UmmuSalamah SH,Hajjam. dialog tanya jawab, kupas tuntas masalah vaksinasi. di mesjid Raya Telaga kahuripan i Gugus candraloka, Parung.Tiket Rp 20.000,- plus buku Rp 45.000,- Acara jam 9 sd jam 12 fasilitas snak, simulasi akupunur, bekam, sosialisasi farmasi Islam.

  29. waduh jd binun nih,kenapa pula MUI membolehkan?gimana dong walaupun anak2ku sdh kuliah semua,tp aku jd ketua posyandu,dosa ngak ya jd penyokong kebathilan gini,aku juga pernah baca,ketidak halalnya,tp lupa dimana,Mas….,tampilan ini romantis tp tulisannya digedein dikit dong bisa jereng bacanya kecil kecil bgt..Jzkllh

  30. aduh… ma,af ..ma’af lupa tanggal nya ya… teima kasih teleponnya bu dokter..

    bedah buku Imunisasi, Dampak,konspirasi bersama Hj.UmmuSalamah SH,Hajjam. dialog tanya jawab, besok tanggal 18 April 2009 Acara jam 9 sd jam 12 fasilitas snak, simulasi akupunur, bekam, sosialisasi farmasi Islam.

  31. Saya dengar ibu Hj.Ummu Salamah, SH, Hajjam di undang untuk acara bedah buku Imunisasi,Dampak, Konspirasi gak lama lagi di Jakarta.

    hari Selasa tanggal 21 April 2009
    Pukul : 9.00 sd 12.00
    Acara : Bedah buku dan tanya jawab
    Jl. Pedati Raya No 1 Jati Negara. Gedung Wihdatul Muslimah
    Jati Negara. Jakarta

    yang masih penasaran … silahkan hadir ya…salam…

  32. mas gugun kapan adain bedah buku imunsasinya ummu salamah, kayaknya bakal seru deh..

  33. MUI: Vaksin Meningitis Mengandung Enzim Babi

    LPPOM MUI Sumatra Selatan menemukan fakta vaksin meningitis mengandung enzim porchin dari babi.

    PALEMBANG — Majelis Ulama Indonesia Sumatra Selatan (MUI Sumsel) mengingatkan pemerintah untuk mengganti vaksin meningitis (radang selaput otak) yang biasa digunakan untuk jamaah haji dan umrah. Pasalnya, vaksin meningitis itu mengandung enzim porchin yang berasal dari babi.

    Ketua MUI Sumsel, KH Sodikun, menegaskan, kandungan enzim babi dalam vaksin meningitis terungkap setelah Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) di provinsi itu melakukan penelitian dengan melibatkan pakar dari Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri).

    ”MUI Sumsel melakukan penelitian tersebut, setelah tiga bulan lalu mendapat laporan tentang adanya kandungan enzim babi dalam vaksin meningitis,” ungkap Kiai Sodikun kepada Republika, Jumat (24/4). Setelah mendapat laporan itu, papar dia, LPPOM MUI yang dipimpin langsung ketuanya, Prof Nasruddin Iljas, melakukan penelitian dengan melibatkan pakar dari Unsri, salah satunya, Prof T Kamaludin, direktur Program Pascasarjana Unsri.

    Berdasarkan hasil penelitian itu, vaksin meningitis yang biasa digunakan jamaah haji dan umrah mengandung enzim babi. Kiai Sodikun mengaku sudah menyampaikan temuan itu kepada pemerintah dan MUI Pusat untuk ditindaklanjuti. ”Kami meminta pemerintah segera mengganti vaksin yang digunakan sekarang dengan vaksin yang halal dan bebas darin enzim babi yang haram itu,” ujar Kiai Sodikun menegaskan.

    Sampai sekarang, kata dia, permintaan MUI Sulsel itu tidak mendapat tanggapan. ”Melalui informasi yang kami sampaikan lewat media massa, MUI Sumsel berharap Menteri Agama segera tanggap,” tuturnya. Pihaknya mengingatkan, penggunaan vaksin meningitis yang mengandung enzim babi dapat menghalangi kemabruran jamaah haji.

    Menurut Kiai Sodikun, masuknya zat haram dalam tubuh akan sangat berpengaruh pada proses pelaksanaan ibadah haji. Alasannya, kata dia, syarat mabrurnya haji, selain bersih secara jiwa, para jamaah haji juga harus bersih secara raga.
    ”Kalau tubuh kita kemasukan zat yang diharamkan, maka dapat menghalangi terkabulnya doa. Tapi, bagi mereka yang tidak tahu bisa dimaafkan, yang berdosa adalah orang yang mengambil kebijakan dan mengetahui hal itu tapi tetap melaksanakan,” ujar Kiai Sodikun mengingatkan.

    Ketua LPPOM MUI Sumsel, Prof Nasruddin Iljas, juga mendesak agar pemerintah segera mengganti vaksin meningitis yang biasa digunakan dengan vaksin yang halal. Menurut dia, negara lain seperti Malaysia telah menggunakan vaksin meningitis yang halal dengan menggunakan enzim sapi.

    ”Jadi, sudah seharusnya pemerintah pusat, khususnya Departemen Agama, segera mencari alternatif pengganti vaksin meningitis yang tidak mengandung binatang babi,” cetusnya. Nasruddin mengatakan, jika produk makanan, obat-obatan, serta kosmetik mengandung bahan yang tidak halal, maka akan menghambat bahkan menyebabkan ibadah umat Islam sia-sia. ”Ini harus menjadi perhatian. Apalagi sekarang marak beredar makanan yang berasal dari daging babi,” tambahnya.

    Indonesia tampaknya harus belajar kepada Malaysia. Sejak beberapa tahun lalu, Malaysia telah berupaya memproduksi vaksin meningitis halal yang pertama di dunia. Pembuatan vaksin halal itu diperkenalkan Universitas Sains Malaysia (USM). Vaksin meningitis hahal itu akan membawa manfaat bagi jutaan orang terutama yang melakukan ibadah haji.

    Untuk memproduksi vaksin meningitis, USM bekerja sama dengan Institut Finlay di Kuba. Malaysia dan Kuba bersama-sama akan menanggung biaya produksi vaksin itu dalam proyek senilai 6 juta ringgit Malaysia. Sebayak 12 orang ahli kedokteran dari USM dan 30 orang ahli dari institut Finlay Kuba akan berkerja sama memproduksi vaksin tersebut yang terbuat dari bahan-bahan dasar yang halal yang diambil dari hewan yang disembelih sesuai dengan aturan Islam.

    Langkah itu dilakukan Malaysia guna menghentikan penggunaan vaksin meningitis impor dari negara-negara Barat yang menggunakan bahan dasar dari sari pati hewan babi–binatang yang haram menurut ketentuan Islam. Selama ini, negara-negara Muslim bergantung sepenuhnya kepada vaksin nonhalal, guna memenuhi kebutuhan yang disyaratkan oleh Pemerintah Arab Saudi untuk para calon haji yang akan melakukan ibadah haji maupun umrah. oed/hri

  34. begitulah yahudi sang penjajah muslim. niat ingin bersuhkan diri dengan melaksanakan haji, e….h mereka faham bagaimana caranya agar doa mukmin terHALANG. ya……. suntik aja dengan barang haram meningitis. subhanalloh, allohuakbar. vaksin jemaah haji seolah wajib

  35. Bagaimana RI 1, Bp SBY kan orang Islam, mestinya segera ambil langkah kongkrit, segera bertindak untuk kemuliaan umat Islam. Jangan manggut-mangut terus sama Amerika. Emang Amerika Apa an.. Tunduk Sama Allah dan Rasul dong

  36. Selama Indonesia pake sistem demokrasi, selama itu pemaksaan vaksin yang haram dan obat-obat kimia untuk menghancurkan umat muslim terus di upayakan oleh mereka. Termasuk produk makanan dan minuman yang mereka jual dengan tambahan bahan haram dan beracun. Oleh karena itu umat muslim harus mengerti selama tidak di terapkan Syariat Islam maka yang sengsara adalah seluruh manusia baik muslim ato non muslim

  37. yaudah siapa saja yang punya artikel tentang bahaya imunisasi bisa dikirim ke saya( addien0409@yahoo.co.id )Mungkin saya ketinggalan info ini, tetapi anak kami yang kedua berumur 1 bulan dan rencana tidak kami imunisasi. Soalnya tetangga kami punya anak 7 orang dan tidak ada yang di imunisasi. sampai sekarang juga aman aja tuh….

  38. ia emang bener kok, gak usah di imunisasi. sekarangkan dr.pada bisnis, pejabat pada bisnis, yang di bisnisin siapa, rakyatnya.apalagi rakyat yang gak pinter-pinter, santapan enak buat pebisnis kapitalis. Mangkanya rame..rame yukk belajar Islam di segala bidang

  39. Assalaamu’alaikum..
    Ibu Hj.Ummu Salamah boleh minta info kapan ibu ada seminar lagi mengenai imunisasi & vaksin? Terima kasih..

  40. 1.di PPIB Bogor 24 Mei 2009 Jam 8-12 infak Rp.10.000
    (40.000+buku). Panitia : 081288169275

    2. Mesjid Nurul Hasanah, Kelurahan Cilincing Jakarta
    Utara tgl 30 Mei 2009 bada Zuhur, Panitia 81380668769

    3 Tambun, 31 Mei 2009
    4 Padalarang, 7 Juni 2009
    5.Tangerang, 14 Juni 2009
    6.Pakanbaru, 28 Juni 2009

  41. Seorang dokter menginfokan menurut penelitian yang dilakukan, ternyata memasukan zat-zat logam ke dalam tubuh manusia seperti dari vaksin ataupun obat kimia sintetis, ternyata mempunyai efek yang sangat mencengangkan. Karena ternyata dengan adanya bahan logam, maka otak manusia bisa di setir seperti remot control.Ketika cenel di pasang seperti di tv maka akan sama frekwensinya dengan hal-hal yang berpemikiran barat, sangat mudah menerima kerusakan dan sulit menerima aturan Allah.

    Sangat mudah untuk terhipnotis dengan hal-hal yang haram , karena pengaruh logam yang ada dalam otak, sehingga orang yang mengkonsumsi msg, obat kimia sintetis, dan vaksin dapat di kendalikan, pikiran dan tingkah lakunya baik anak, remaja ataupun orang tua, kepada hal yang sesat

    Jadi tidak heran kan.. kenapa orang Islam menolak untuk menerapkan Syariat Islam? Karena masih banyak orang Islam menggunakan obat kimia sintetik, msg, vaksin, yang menggunakan logam. sebagai penghantar frekwensi yang pas untuk melemahkan umat Islam dan menjadikan umat Islam seperti bebek yang terus membebek ke barat.

  42. subhanallah,..kalo emang bener vaksin itu membhykan mns, kok pmrntah diam aja ya, … mau-maunya mengorbankan rakyatnya,…SMNTARA INFO BEGINIAN HANYA BBRP ORG SJ YG TAU,bgm nasib bNGSA INI SLNJTNYA ?

  43. tolong cantunkan nama dokternya dan dimana disamapaiakan, atau ini kutipan darimana, biar jelas infonya dan bisa dipertanggungjawabkan.

  44. Coba tannya sama Ummu Salamah, ia yang lebih tahu

  45. kandungan vaccine emang sangat berbahaya yaitu mengandung thimerasol (derivat mercury), aluminium , formalin dll
    jadi memang vaksin sangat berbahaya utk saraf dan memang dikaitkan dengan gangguan saraf spt perdarahan otak, kejang, autis, GBS dll

    agar lebih obyektif silakan buka link
    http://www.novaccine.com

    atau masuk dan login ke youtube.com
    kemudian search: vaccine, danger

  46. minta penjelasan tentang sikap yang harus dilakukan bagi yang sudah terlanjur diimunisasi

  47. Alhamdulilah.. Insyallah, tanggal 18 dan 19 Juli 2009. Akan diadakan pelatihan Athibunabawy terdiri dari Hijamah/Bekam, Anatomi Tubuh, diagnosa telapak tangan, Iridologi, Kiropraktik, Kedokteran Barat dan Kedokteran Rasulullah SAW. Bersama team Dokter yang Handal, dr. Zaidul Akbar (pakar herbalis Internasional), dr.Mira, Hj.Ummu Salamah SH,Hajjam. Ayo..kita belajar yuk! untuk mengetahui lebih lanjut silahkan email ke nabawiyah_islamic@yahoo.co.id atau telepon ke 021-92678315

  48. Untuk lebih jelasnya tentang bahaya vaksin, kandungan vaksin serta proses pembuatannya dapat dibaca di
    http://filein.blog.friendster.com/2008/10/haruskah-kita-mengkonsumsi-vaksin-untuk-kelangsungan-hidup-manusia/
    dan bisa juga dilihat di http://www.informationliberation.com
    situs2 lain yg menginformasikan bahaya vaksin bejibun banyaknya kalo kita mau gogling.

  49. As.wr.wb.

    Pondok Sehat An Nabawiyah mengadakan pelatihan
    Ath- Thibbunabawy bersama :

    -dr. Zaidul Akbar (Pakar Herbalis Internasional)
    - Mira Nurmala ( Iridologist & Herbalis)
    - Hj. Ummu Salamah SH, Hajjam (Herbalis & Penulis buku)

    Teori dan Praktek :
    1. Pengenalan Ath-Thibbunabawy
    2. Anatomi Tubuh
    3.Diagnosa Telapak Tangan
    4.Al-Hijamah /Bekam & Workshop
    5.Iridologi dasar &Workshop
    6.Metode Kedokteran Barat dan Kedokteran Rasulullah
    7. Kiropraktik (Pembentulan tulang belakang)
    8.Step-step membentuk generasi berkwalitas.
    * Peserta dipersilahkan bertanya tentang imunisasi dari A sd Z

    Hari Sabtu dan Minggu tanggal 18 & 19 Juli 2009
    Jam 8.00 hingga selesai
    Biaya Rp 600.000,-
    Fasilitas, Snack, Makan siang, Makalah, Sertifikat

    Pendaftaran Sejak sekarang, tempat terbatas.
    Telepon : 021-7412151, 021 92678315, 081398665033
    Brosur ada di FaceBook : Ummu Salamah
    email: Nabawiyah_islamic@yahoo.co.id

  50. Untuk apa bayi dan manusia yang masih sehat harus di I M U N I S A S I ? Apakah ada pengaruh dari Susu-Formula, sehingga ada anak yang Authisme karena-nya? STOP exploitasi pada manusia, STOP vaksin bagi manusia yang sehat.

Tinggalkan Balasan