Yahya bin Mu'adz ar-Razi bertutur akan pengaduannya pada ar-Rahman, ia hiasi kalimat-kalimat lisannya dalam untaian permata yg berlulur sejuta pesona. Pesona yg merintih hendak bersimbah dalam telaga khauf dan raja'.
Manakala dadanya sesak dan meluap hendak menumpahkan serpihan-serpihan taubat, ia berucap :
"Bagaimana amalku akan menyelamatkan diriku, sementara aku terdampar diantara Kebaikan & Keburukan. Sungguh, keburukan amalku tak ada sedikitpun Kebaikan padanya, dan sungguh amal Kebaikanku tengah dikungkungi oleh noda hitam Keburukan amalku. Sedangkan Engkau (Yaa Rabb), tidak menerima kecuali apa yg terbit dari ikhlasnya amal. Maka pupuslah harapan dan tak ada lagi yg tersisa setelah ini semua, melainkan Rahmat & Maghfirah-Mu".
>> Sittu Dhurar min Ahlil Atsar, Syaikh Abdul Malik Ramadhani al-Jazairi
***************
C A U T I O N
Salah satu elemen yg membuat sebuah buku menjadi BEST SELLER adalah covernya. Biar terjawab, telp/sms aja ke: 085292111852
Komentar Terakhir